TUAN MUDA (scene 4 part 1)
INT. KAMAR
TIDUR. MALAM
SCENE 4
Neina
terlihat sedang berdandan di kamar bersiap bertemu Nanggra malam ini. Tak tau
sosok seperti apa yang akan dia temui malam ini. Neina berdandan simpel dan
casual seperti biasanya. Hanya ucan see hitam dan jeans panjang serta sepatu kets.
Belum
selesai dia memakai lipstik merahnya, tiba-tiba mobile phone Neina berdering.
NEINA
Hallo..
NANGGRA
Hey.. kamu sudah makan?? Aku laper
banget belum sempat makan seharian.. kita makan malam sekalian boleh?
NEINA
Ooh iya.. gpp..
NANGGRA
Aku jemput kamu aja. Tempat tinggal
kamu dimana?
NEINA
Kamu ke arah Pondok Indah saja, nanti
kiita bertemu di coffee shop sekitaran sana
NANGGRA
Ok.Bye
INT. MOBIL.
MALAM
Nanggar yang
tengah dalam perjalanan menjemput Neina, menutup mobile phone nya seusai menelpon
Neina. Dengan kaos santai berwarna hitam dan topi Nanggra nampak tampan malam
itu. Sedikit lagu beat seru terdengar di mobile Inova berwarna hitam yang
dikemudiakan Nanggra. Tak tahu apa yang
ada di dalam hati Nanggra malam itu. Masih dengan muka dingin dan serius
Nanggra fokus mengemudikan mobilnya.
OUT. JALAN.
MALAM
Neina berjalan
dengan santai menyusuri jalan menuju coffee shop dengan heatset bersinggah
ditelinganya. Entah lagu apa yang dia dengarkan. Dan mobile phone nya bergetar.
NANGGRA
Aku sudah sampai yah
NEINA
Aku baru jalan kesitu. Sebentar yah.
5 menit
INT. COFFEE
SHOP. MALAM
Nanggar
tengah memesan 1 gelas hot tea pada bartender, lalu duduk di sofa ujung dan
meletakkan 1 kantong kecil berwarna hijau, lalu dia memainkan ipad nya. Tak
lama hot tea yang dipesannya siap dinikmati dan Nanggra beranjak dari tempat
duduknya mengambil hot tea yang dinantinya. Dalam waktu yang sama Neina muncul
dari balik pintu dan menyapa Nanggra.
NEINA
Hey..
NANGGRA
Hey.. sini sini duduk..
(Nanggra mengajak Neina duduk di sofa
yang dia tempati)
NEINA
Kamu mau makan di sini atau di tempat
lain
(Neina terlihat gugup dan takjup
melihat Nanggra)
NANGGRA
Mungkin kita makan di tempat lain
yah.. aku cuma pesen teh aja sembari nunggu kamu
(melihat ipad tanpa memandang Neina)
NEINA
Ooh ok.. mau sekarang?
NANGGRA
Boleh..
(sambil menutup ipad yang ada di
tangannya)
Kamu mau makan apa?
(Nanggra tiba-tiba menatap Neina)
NEINA
Terserah kamu aja.. kamu kan yang
laper
(dalam hati: mampus gw.. ini laki
cakep nya enggak bohong)
NANGGRA
Yuk
(beranjak dari sofa sambil meraih
kantong hijau yang terletak dihadapannya)
Aku boleh minta tolong bawakan teh
itu?
NEINA
Iya boleh..
(dalam hati: woow.. tuan muda sekali)
Nanggra dan
Neina lalu berbegas menuju mobil .
INT. MOBIL.
MALAM
Di dalam
mobil Nanggra sibuk mengatur musik yang ingin dia dengarkan. Neina nampak
malu-malu dan salah tingkah di depan Nanggra. Mungkin mereka merasakan hal yang
sama. Tak lama mobil berjalan Nanggra memulai obrolan.
NANGGRA
Jadi kamu ini wartawan? Kerja dimana?
(mata tak sedikit pun menatap Neina,
mata Nanggra fokus kedepan)
NEINA
Iyah.. kerja di stasiun tv swasta
gitu laah.. kamu?
(Neina berusaha santai)
NANGGRA
Aku jalanin perusahan sekuritas
keluarga. Kebetulan aku sedang di Jakarta. Tapi bisanya sih bolak balik Jakarta
Singapura
(selesai berucap Nanggra menolah
sebentar pada Neina dengan muka nya yag serius.terlihat sedikit kerutan di
keningnya)
NEINA
Ooh..
NANGGRA
Eeh.. kamu mau makan apa? Mau makan
makanan di restoran jepang kah?? Ada yang enak sih di dekat sini. Di area blok
m. Jika kamu mau?
(tawar Nanggra pada Neina)
NEINA
Boleh.. ikut kamu aja..
NANGGRA
Ya udah kita kesana..
Oyah, tadi obat-obatan ku udah aku
bawa kan ya? Yang ada di kantong hijau..
Aku harus minum obat..
Boleh tolong cek lihat di kursi
belakang?
(pinta Nanggra dengan datar)
NEINA
Udah.. tadi kamu bawa kok kantong
hijau nya.
Coba aku lihat
(Neina menengok ke kursi belakang)
Yess ada kok
Komentar
Posting Komentar