LAMPU KOTA SELASA MALAM

tak pernah ku berpikir..
"lampu kota selasa malam"
menjadi "kenangan" bermakna..

terbenamnya "lampu kota" yang layak ku kenang..
terbenamnya "malam (kita)" yang masih ku "harap"

segelas teh hangat..
sekantong obat mujarab..

genggaman tangan di kala makan malam..
pelukan mu dibawah lampu jalanan..
dan kecupan sederhana saat menuju kepulangan..

kata mu..
(bukan lah hal susah menyukai seseorang"
kata mu..
(apa makna "privasi" saat kuntum rokok mu ini berhasil ku nikmati "?")

kata ku..
(apakah layak "?")
kata ku..
(apakah mampu "?")

2 orang asing bertemu..
"mungkin" hanya ingin "bercumbu"
 

Komentar

Postingan Populer