Biarkan Tangan Tuhan yang Bekerja
Aku tidak pernah tahu akan sampai di sini dan seperti ini..
Menjelang usia ku yang hampir seperempat abad.. ternyata sudah begitu banyak yang aku jalani..
---
Aku memang belum pernah juara 1 di kelas.. tapi setidak nya aku pernah merasakan menjadi juara 2 di kelas dan rangking 2 dari bawah di kelas.. hehehe ^^
---
IP kuliah ku pun tidak pernah sampai 4, tapi setidak nya aku pernah merasakan IP nyaris 4 dan nyaris 2..
---
Dari minum oplosan sampai dengan alkohol berharga jutaan sudah ku teguk.. dan aku pun gak melewatkan air zam-zam yang si berkahi tuhan..
---
Mungkin aku perempuan sederhana yang beruntung.. hidup di dalam keluarga harmonis dan religius.. meski aku bukan orang yang di golongkan "religius".. namun aku punya hubungan baik dengan tuhan ku..
---
Orang sering bertanya.. dengan semua kelakuan badung ku.. kenapa tuhan memberi semua kepada ku.. mungkin karena tuhan sayang kepada ku.. dan aku menikmati dan mensyukuri apa yang tuhan beri..
---
Tak mudah menjadi aku yang sampai seperti ini.. sempat menjadi berbeda dengan orang lain.. membuat mereka menjauh dan menganggap ku aneh.. tapi ini lah hidup.. tuhan memberi apa yang aku butuh kan.. bukan apa yang aku inginkan..
---
Alhamdulillah.. sepanjang perjalanan karier ku.. hanya 1 status yang tidak pernah mau, tidak pernah aku dapat dan takut aku sandang.. menjadi pengangguran.. tuhan tau ketakutan ku itu.. dan hingga kini.. tuhan masih memberi aku jalan..
---
Bukan kah kita hidup untuk terus belajar.. asal mau belajar.. kita tidak akan pernah miskin..
---
Begitu pun dengan kisah cinta yang jatuh bangun.. dari sangat di cintai sampai sangat di benci.. dari sangat memcintai hingga tak mau lagi..
---
Indigo.. kata orang menjadi indigo itu aneh.. tapi ada juga yang berkata menjadi indigo itu berkah.. tau kah.. melihat apa yang seharus nya tidak ku lihat sebelumnya itu menyeramkan.. aku tidak ingin mengetahui kehidupan orang lain terlalu jauh.. aku pun tidak mau melihat masa depan ku sebelum tuhan menjalankannya pada ku..
---
Tahu bahwa orang yang hidup bersama mu bukan jodoh mu itu seperti hal nya dahaga yang terus d terjang air tapi tak pernah lega.. hanya menunggu kapan air itu habis lalu beranjak.. atau beranjak segera tanpa mesti menjalaninya..
---
Saat masih kecil.. aku takut akan jadi apa aku kelak saat dewasa.. tak pernah terpikir untuk bisa menjadi seperti ini.. membuat karya, meliput berita, punya kolega, muncul di tv.. hidup macam apa ini pun aku tak tahu..
---
Takjub nya aku dengan perjuangan ibu dan bapa ku.. sejak kecil aku punya sakit turunan.. mereka berjuang untuk aku sembuh dan normal seperti anak yang lain.. dan semua berjalan sesuai apa yang mereka inginkan dengan tangan tuhan..
---
Saat masih kanak- kanak aku tak tau aku ini anak turunan apa.. hingga orang-orang bercerita bahwa darah ku tidak 100% indonesia raya merdeka.. bisa-bisa nya anak kampung seperti aku berkulit putih.. tapi semua berubah ketika aku tertarik pada sosok makhluk-makhluk berambut pirang yang konon suka dengan wanita jawa berkulit sawo matang.. rajin-rajin lah aku berjemur sejak itu.. dengan harapan punya pendamping seorang blasteran sama seperti ku atau sosok berambut pirang..
---
Biarkan tangan tuhan yang bekerja untuk hidup ku.. biar semua berjalan.. biar semua terjadi..
---
Komentar
Posting Komentar